Macam-macam Gula Merah : Perbedaan Gula Aren dan Gula Jawa

Macam-macam Gula Merah : Perbedaan Gula Aren dan Gula Jawa

Banyak orang berpendapat bahwa kopi seharusnya tidak dipertemukan dengan susu, apalagi gula. Tapi tidak bisa dimungkiri juga, banyak orang justru baru suka kopi kalau pakai susu dan/atau gula.

Tentu tidak ada yang salah, karena semua kopi tetap enak dan istimewa, pakai gula ataupun tidak. Semua tergantung selera. Betul pemirsa? *suara a la host TV*

Omong-omong soal gula, si gula ini sendiri punya banyak bentuk, di antaranya adalah gula pasir, gula halus, dan gula merah. Memang sama-sama manis, tapi tiap gula punya karakter dan penggemarnya sendiri. Kali ini, kami akan membahas Perbedaan Gula Aren dan Gula Jawa yang banyak digunakan dalam minuman kopi.

Image cr. resepkoki

Gula Merah Bukan Brown Sugar

“Mbak, minta brown sugar nya ya.”
“Wah maaf Kak, kita di sini nggak sedia brown sugar, adanya gula aren saja.”

Begitulah percakapan yang kerap terjadi di kedai kami. Biasanya percakapan itu diikuti dengan wajah customer yang bingung lalu lanjut bertanya,

“Lho? Memang beda ya Mbak?”

Jawabannya: memang beda!

Brown sugar biasanya tersedia dalam bentuk bubuk. Brown sugar ini terbuat dari molasses (gula tebu refinasi) yang dicampur dengan gula putih refinasi.
Gula yang sering kita jumpai di makanan dan minuman khas Indonesia seperto klepon, pecel, atau cendol, tergolong dalam kategori gula merah.
Dalam bahasa Inggris, gula merah ini disebut sebagai palm sugar. Nah, gula merah ini juga ternyata ada dua macam: gula jawa dan gula aren.
Sepintas, keduanya memang tampak sama. Namun ada beberapa hal yang membedakan keduanya:

1. Bahan Utama

Baik gula jawa maupun gula aren sebenarnya sama-sama terbuat dari pohon yang tergolong ke dalam famili palem (Arecaceae/Palmae). Bedanya, gula jawa dibuat dari nira pohon lontar (Borassus flabellifer) atau pohon kelapa (Cocos nucifera). Sementara itu, gula aren merupakan olahan dari nira pohon aren (Arenga pinnata).

2. Warna dan tekstur

Meski sama-sama banyak dijual dalam bentuk silinder/potongan bulat-bulat, keduanya memiliki warna pembeda. Gula jawa biasanya dijual kiloan atau dalam plastik, berwarna cokelat muda atau cokelat kemerahan. Sedangkan gula aren dijual dalam balutan daun kelapa, dan berwarna cokelat gelap. Ketika dicairkan, gula aren juga menghasilkan cairan yang lebih pekat, gelap, dan kental dibandingkan gula jawa.

3. Rasa

Dari segi rasa, kedua gula ini sebenarnya punya cita rasa yang mirip. Keduanya sama-sama enak untuk dicemil :p Akan tetapi, gula aren memang cenderung punya rasa dan aroma yang lebih kuat dari gula jawa. Oleh karena itu, gula aren ini lebih banyak digunakan untuk mempercantik tampilan makanan/minuman.

Di Kala Senja, kami menyediakan gula aren dan gula kelapa organik. Kami menggunakan gula aren asli, hasil produksi sebuah UMKM di Cianjur. Gula aren ini kami gunakan sebagai bahan dasar minuman Palm Sugar Latte dan Kopi Dilema. Gula aren ini menghasilkan aroma dan kekentalan yang cukup pekat. Bagi kamu yang lebih suka rasa gula merah yang mild, bisa minta coconut sugar dalam bentuk bubuk pada barista kami.

Nah, kalau #TemanKalaSenja lebih suka gula jenis apa? Atau mungkin dibanding yang manis, lebih suka yang setia? #eh.

1 thought on “Macam-macam Gula Merah : Perbedaan Gula Aren dan Gula Jawa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *